Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Tidur Dengan Kakak Ipar

 Ketika aku menikah dua tahun yang lalu, rasanya dunia ini hanya milikku seorang. Betapa tidak, aku mendapatkan seorang pria yang menjadi impian semua gadis di seluruh kampungku. Aku menjadi istri seorang pejabat di kota yang kaya raya. Bayangkan saja, suamiku memiliki puluhan hektar tanah di kampungku, belum ruko-ruko yang dikontrakan. Tidak hanya di daerah kampungku tetapi ada juga di daerah-daerah lainnya. Sudah terbayang di benakku, setiap hari aku tinggal di rumah besar dan mewah (setidaknya untuk ukuran di kampungku), naik mobil bagus keluaran terbaru. Hari-hariku sebagai istrinya memang membahagiakan dan membanggakan. Teman-teman gadisku banyak yang iri dengan kehidupanku yang serba enak. Meski aku sendiri tidak yakin dengan kebahagian yang kurasakan saat itu. Hati kecilku sering dipenuhi oleh kekhawatiran yang sewaktu-waktu akan membuat hidupku jatuh merana. Aku sebenarnya bukanlah satu-satunya wanita pendamping suamiku. Ia sudah beristri dengan beberapa anak...

KIsah Nyataku

 Beliau adalah kakak kandung dari istri kedua pamanku. Selisih umur dengan adiknya sekitar 3 tahun, mendekati 50 tahun. Sehari-hari mengajar di sekolah dasar di kota Malang, dengan baju tertutup hingga kepala. Bila di rumah berpakaian seperti ibu-ibu kebanyakan yaitu daster, yang 90% tertutup. Berkulit putih dengan wajah biasa saja, sedikit gemuk. Berkarakter tegas dan sedikit galak. Suaminya sudah tiada 5 tahun kemarin. Tidak ada yang istimewa setiap kali kami bertemu. Mengobrol juga sekedarnya saja, kedekatannya ngobrol lebih kepada kakakku. Bulan-bulan ini bude sedang puber kedua, sebab bertemu dengan teman lama saat masih pendidikan yang rupanya telah menyimpan benih-benih asmara sejak dulu. Hanya saja baru menyadarinya belakangan ini. Bude sering berkonsultasi dengan ayah dan kakak, juga pada istri pamanku. Mereka menyarankan agar segera saja untuk kawin siri sementara ini, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hari itu bude datang ke rumah paman dima...

Istriku Minta Diurut

 Aku sedang membangun sebuah tempat pembiakan ikan di sebuah daerah pesisir pantai yang letaknya sekitar 100 km dari tempat tinggalku. Hari itu aku menerima telepon dari stafku di proyek agar aku segera datang ke sana.  Akupun bicara pada istriku bahwa aku harus pergi ke proyek. Istriku yang kebetulan sedang tidak ada kesibukan menawarkan diri untuk ikut. Aku sebenarnya sedikit keberatan dengan permintaannya untuk ikut berhubung tempatnya yang cukup jauh. Istriku tetap menyatakan keinginannya untuk ikut sehingga aku terpaksa mengajaknya.   Akhirnya aku dan istriku berangkat dan ikut pula seorang anak buahku yang memang selalu kuajak kalau aku bepergian agak jauh. Namanya Bagus dan baru berumur 17 tahun sudah putus sekolah dan sudah 6 bulan ikut denganku dan tinggal bersama denganku menempati sebuah kamar di bagian belakang rumah. Selain biasanya menemaniku juga supaya ada yang aku suruh suruh. Kami berangkat sudah menjelang siang...

Antara Aku, Ibu Mertua, dan Bos Kantorku

Tidak ingin sebenernya jalinan pernikahan kami di nodai dengan kata perselingkuhan”,kata-kata ini terlihat sangat tidak patut dan momok untuk keluarga kami.Apa boleh buat nafsu diriku terlalu tingi hingga imanku terbobol untuk melakukan perbuatan yang sungguh-sungguh hina dan tidak patut ditiru oleh siapa saja.Dengan seiring berjalan waktu aku semakin tidak terkontrol ya apa lagi kalau bukan”Sex”.Salah salah aku kayaknya jadi hiper sex,kebiasaan jelek yang tidak mampu hapus sampai sekarang yaitu menonton vidio porno,bahkan hampir seluruh gaya sex kayaknya sudah aku praktekan sesuai adegan film.Kali aja hal ini yang menjadi pemicu awal dari ketergantungan ku melakukan sex bebas maupun dengan istri sendiri. Parahnya lagi hati kecilku ingin melampiaskan penis panjang ku ini ke berbagai jenis wanita,baik tua muda.ABG,atau masih dibawah umur.Padahal saat ini aku sudah menikahdengan wanita pilihanku,tapi karenan jadwal kerjanya yang terlalu over jadi pertemuan dengan istriku s...